Iso image - wikipedia

An iso image is an archive file of an optical disc, a type of disk image composed of the data contents from every written sector on an optical disc, including the.

PDF File Name: Iso image - wikipedia
Source: en.wikipedia.org » DOWNLOAD «

Iso (@isostandards) | twitter

The latest tweets from iso (@isostandards). great things happen when the world agrees. international standards | geek-friendly | informatively fun. official iso account..

PDF File Name: Iso (@isostandards) | twitter
Source: twitter.com » DOWNLOAD «

Iso | verisk analytics

Since 1971, iso has been a leading source of information about property/casualty insurance risk..

PDF File Name: Iso | verisk analytics
Source: www.verisk.com » DOWNLOAD «

Iso | iso insurance, home of isoa student insurance for

Iso insurance, home of isoa student insurance for international students.

PDF File Name: Iso | iso insurance, home of isoa student insurance for
Source: www.isoa.org » DOWNLOAD «

Iso settings in digital photography

In digital photography iso measures the sensitivity of the image sensor; the lower the number the less sensitive your camera is to light..

PDF File Name: Iso settings in digital photography
Source: digital-photography-school.com » DOWNLOAD «

Verisk and iso products online access

Global search finds content across seven of iso's core products that are key to your used of out loss costs, rules and forms content, we have recently moved the.

PDF File Name: Verisk and iso products online access
Source: info.iso.com » DOWNLOAD «

Download windows 10 disc image (iso file) - microsoft.com

You’ve been routed to this page because the operating system you’re using won’t support the windows 10 media creation tool and we want to make sure you can.

PDF File Name: Download windows 10 disc image (iso file) - microsoft.com
Source: www.microsoft.com » DOWNLOAD «

Category Archives: ISO

Benchmarking Quality Management in Hotels

Published by:

In the early 1980s many hotels in the United States adopted quality assurance as a business strategy. By the late 1980s independent and chain hotels realized that total quality management (TQM) was a more powerful process and they began utilizing many of its components. For over 10 years, hotels have flirted with a variety of tools, processes, and theories to improve service to the guest. One of the problems with studying the design of quality systems is that there is no single, best definition of TQM. It has been called a philosophy and system designed to encourage positive organizational deve1opment.

It has also been called a process that entails work in 10 areas, from creating a culture of quality to building a system for rewards and reognitionM.o re specifically, TQM has been defined as a commitment to the continuous improvement of customer sati~faction. Certain commonalities can be found, however, in the various definitions of TQM.4 First of all, a systematic approach must be taken for TQM to be successful. The culture of the hotel system must allow employees to make decisions about their jobs. Continuously improving customer satisfaction with products and services is another key element of a quality system. Clearly, management’s responsibility is to employees as well as customers. That responsibility includes training employees to use the appropriate TQ tools and measuring customer satisfaction so that decisions are based on reliable data. And at the heart and soul of quality is an understanding of the processes that are designed to create employee and customer satisfaction.

But there have been no empirical studies of what hotels are actually accomplishing in terms of specific TQM principles. Several researchers and groups have studied manufacturing and service industries to identify the best practices of companies that operate according to the quality philosophy. Benchmarking, as this process is  get this file Here

Evaluation of the Service Quality for Hotel Industry – A Case Study

Published by:

The study is an attempt to recognize the role of quality enhancement process in hospitality industry and efficacy in construction of its sustainable business. The study includes a survey of the currently adopted quality management tools to meet the customer expectations. Descriptive research design has been developed to identify the parameters of service quality in hospitality industry. Tentative research design is used for the service quality management practices and its effectiveness. Here data analysis has been done and accessible hypothesis is tested alongside the collected data. Since the industry constantly improve on their services to meet the levels of customer satisfaction.
The study involves hotels of extremely competitive market with limited number of respondents. This limits the study to hotel industry and has scope of including other hospitality service providers as well.

 

INTRODUCTION
Hospitality industry has gone through many changes since its initiation. There are marvelous changes occurred over a period of time due to various reasons. The reasons may include changing patterns in customer preferences, industrialization, revolution in transport and aviation, varying laws and regulations etc. During the last few decades there is an exceptional change experienced in the hospitality industry and the reason being is Service Quality.
It has brought paradigm shifts in the operations of hospitality industry. The overall perspective of the industry is changed due to introduction of new techniques and methods of handling various processes. Responsiveness among the hotels and the guests has fuelled the inventions focused on operations. The increased sagacity of customer satisfaction led to the use of high standards of service in industry.

Download Here

Sistem Manajemen Mutu ISO 9001

Published by:

Persaingan bebas dan ketat di dunia industri hingga pendidikan, perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (ICT), peningkatan pengetahuan konsumen, dan karyawan perusahaan, mendorong pelaku usaha yang memproduksi barang ataupun jasa mulai memperhitungkan faktor-faktor yang mampu meningkatkan kualitas maupun kuantitas produksi untuk meningkatkan perolehan pendapatan/keuntungan, kepuasan layanan bagi konsumen, serta peningkatan kesejahteraan karyawan.

 

Pendahuluan

Mungkin kita pernah mendengar tentang sebuah perusahaan yang tumbuh dan berkembang dengan pesat, meraih banyak prestasi, keuntungan, memiliki banyak karyawan, dan pada saat berada di posisi puncak (top performance), tiba-tiba dinyatakan pailit karena tidak mampu membayar hutang atau gaji karyawan dengan layak hingga mem-PHK-kan karyawan, saat manajemen diaudit terbukti banyak melakukan penyimpangan-penyimpangan.

Bila dilihat dari latar belakang pendidikan pengelola (manajemen), mereka bukanlah orang-orang yang tidak berpendidikan atau baru dalam mengelola bisnis. Namun persaingan usaha, peningkatan kualitas produk, serta pelayanan yang excellent (unggul), menjadi tuntutan mutlak yang diinginkan konsumen ataupun mitra usaha agar tetap loyal dan percaya pada kualitas produk yang ditawarkan, serta percaya pada janji atau komitmen yang pernah disepakati. Selengkapnya langsung saja unduh dibawah ini

Download Here

Petunjuk Teknis Direktorat Jenderal Industri Logam Mesin Tekstil

Published by:

  • Sertifikat Produk Penggunaan Tanda SNI (SPPT SNI) Sepatu Pengaman dari Kulit dengan Sol Poliuretan dan Termoplastik Poliuretan Sistem Cetak Injeksi (SNI 12-7079-2005), Sepatu Pengaman dari Kulit dengan Sistem Goodyearwelt, mutu dan cara Uji (SNI 12 7037-2004) dan Sepatu Pengaman dari Kulit dengan Sol Karet Sistem Cetak Vulkanisasi (SNI 12-0111-1987) adalah Sertifikat Produk Penggunaan Tanda SNI yang diberikan kepada produsen yang mampu menghasilkan Sepatu Pengaman yang sesuai persyaratan SNI.
  • Sistem Manajemen Mutu (SMM) adalah rangkaian kegiatan dalam rangka penerapan manajemen mutu menurut SNI 19-9001-2001 atau ISO 9001:2000 atau revisinya atau sistem manajemen mutu lainnya.
  • Lembaga Sertifikasi Produk (LSPro) adalah lembaga yang telah diakreditasi oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN) untuk melakukan kegiatan sertifikasi Produk Penggunaan Tanda SNI termasuk audit sistem manajemen mutu .
  • Lembaga Sertifikasi Sistem Mutu (LSSM) adalah lembaga yang telah di akreditasi oleh KAN untuk melakukan kegiatan sertifikasi sistem manajemen mutu.
  • Sepatu Pengaman adalah merupakan sepatu kerja yang dibutuhkan untuk melindungi kaki para pekerja dari bahaya yang berkaitan dengan lingkungan kerja.
  • Laboratorium Penguji adalah laboratorium yang melakukan kegiatan pengujian contoh Sepatu Pengaman sesuai spesifikasi/metoda uji SNI dan telah di akreditasi oleh KAN.
  • Sertifikat Hasil Uji (SHU) adalah dokumen hasil pengujian atas contoh Sepatu Pengaman sesuai ketentuan SNI yang diterbitkan oleh laboratorium penguji yang telah mempunyai Nota Kesepakatan (MoU) dengan LSPro di Indonesia tempat pengajuan SPPT SNI.
  • Surat Pertimbangan Teknis adalah Surat Keterangan yang diterbitkan oleh Direktur Jenderal Industri Logam Mesin, Tekstil dan Aneka, Departemen Perindustrian setelah mempertimbangkan supply dan demand komoditi yang digunakan didalam negeri untuk mendapatkan Surat Pendaftaran Barang.
  • Surat Pendaftaran Barang (SPB) adalah dokumen yang diterbitkan oleh Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri, Departemen Perdagangan yang diberikan kepada Importir Sepatu Pengaman untuk mendaftaran Produk Sepatu Pengaman yang akan diimpor.

Selanjutnya Download Saja DISINI

Sejarah ISO

Published by:

Pada perang dunia II, United Kingdom, Inggris memiliki masalah yang serius dengan proses pembuatan bom di pabrik senjata. Maka untuk menyelesaikan masalah tersebut, Menteri Pertahanan menjadi pengawas di pabrik tersebut.

Untuk menyuplai kebutuhan senjata pemerintah, perusahaan pembuat senjata harus menuliskan prosedur dalam pembuatan produk. Prosedur tersebut harus telah diperiksa Menteri Pertahanan dan dipastikan para pekerja mengikuti prosedur tersebut.

Di tahun 1959, Amerika Serikat mengembangkan Quality Program Requirements, Sebuah standar kualitas untuk kegiatan Militer yang menjelaskan tentang hal yang harus dilakukan supplier. Pada tahun 1962, NASA juga mengembangkan Quality System Requirements untuk supplier yang serupa. 1968, NATO mengadopsi AQAP (Allied Quality Assurance Procedures) spesifikasi untuk kebutuhan peralatan NATO.

Selanjutnya ide penjaminan kualitas menyebar di kalangan militer. Pada tahun 1966, Kerajaan Inggris memimpin kampanye nasional pertama untuk kualitas dan reliability dengan slogan “Quality is everybody’s business.” Pada tahun 1969, Inggris dan Canada mengembangkan standar jaminan kualitas untuk supplier.

Pada waktu itu, supplier dinilai buruk oleh sejumlah pelanggan. Hal itu disebabkan oleh tindakan supplier yang melakukan usaha duplikasi produk yang tidak berguna. Pada tahun 1969, komite Inggris mengharuskan supplier untuk mengikuti aturan umum dari penjaminan kualitas.

Pada tahun 1971, British Standard Institute menerbitkan standar Pemerintah Inggris yang pertama untuk penjaminan kualitas, yaitu BS 9000, yang dikembangkan untuk industri elektronik. Pada tahun 1974, BSI menerbitkan BS 5179, yang merupakan petunjuk untuk jaminan kualitas.

Sekitar tahun 70-an, BSI mengadakan pertemuan dengan industri untuk menciptakan standar umum. Hasilnya adalah BS 5750 pada tahun 1979. Banyak industri yang sepakat untuk mengganti standar miliknya dengan standar yang berlaku. Tujuan dari BS 5750 adalah memberikan dokumen kontrak umum bagi industri, mendemonstrasikan bahwa produksi industri dapat dikontrol. Selanjutnya standar ini dikembangkan lebih lanjut sebagai berikut:

1987 : • ISO 9000 pertama kali dibuat pada tahun 1987, nama dari standar ini adalah ISO 9000 :1987.

  • Struktur ISO pada tahun ini mengacu pada standar inggris BS 5750.
  • Menekankan pada kesesuaian dengan prosedur proses pembuatan dan tidak melihat dari keseluruhan manajemen

1994 : • Dilaksanakan revisi terhadap ISO 9000:1987, hasil revisi dinamakan ISO 9000:1994

  • Menambahkan penekanan pada quality control berdasarkan langkah-langkah preventive

2000 :  • Dilaksanakan revisi dan dinamakan ISO 9000:2000

  • Memasukkan unsur quality process yang steady, customer satisfaction, ekspektasi pelanggan dan continous improvement
  • Melihat efektivitas manajemen berdasarkan pengukuran performansi.

Selengkapnya dapat anda download dibawah ini

Download Here

Bahan Praktek ISO 9001 tentang Standar Sistem Manajemen Mutu

Published by:

Petunjuk pelaksanaan

  • Praktek ini bersifat perorangan.
  • Pelajari dan lengkapi wawasan berkaitan dengan topik tersebut di bawah.
    • Catat dan cantumkan semua referensi tambahan baik yang berupa buku,
    • maupun domain name di internet, sebagai daftar pustaka.
  • Pilih salah satu topik penelitian yang dapat diangkat dari penerapan ISO 9001 tentang Standar Sistem Manajemen Mutu di Indonesia tersebut.
    • Rangkum materi yang berseusaian dalam bentuk latar belakang permasalahan,
    • dan susun kembali dalam bentuk paragraf awal dari sebuah abstrak.
  • Rumuskan sebuah hipotesis sebagai alternatif terbaik solusi permasalahan tersebut di atas.
    • Pilih salah satu pendekatan kwalitatif yang paling tepat, dengan bukti uji.
    • Susun hasilnya dalam bentuk paragraf akhir dari sebuah abstrak.
  • Kumpulkan hasil akhir praktek dalam bentuk abstrak sebuah penelitian ilmiah, lengkap dengan :
    • Judul penelitian
    • Nama peneliti
    • Abstrak yang terdiri dari minimal dua paragraf
    • Daftar pustaka.

Bahan Praktek : ISO 9001 Tentang Standar Sistem Manajemen Mutu

Tantangan global yang dihadapi dunia tidak dapat dihindari, baik dari sektor pemerintah maupun swasta, mau tidak mau semua pihak dituntut untuk mempersiapkan diri agar mampu bertahan dalam menghadapi kondisi tersebut.

Seiring dengan globalisasi sistem informasi dan perdagangan, standarisasi sistem manajemen mutu telah menjadi isu utama, sehingga semua lembaga baik pemerintah maupun swasta perlu menyiapkan kerangka sistem mutu lembaganya kearah yang diinginkan sesuai dengan sasaran atau tujuan akhir yang telah ditetapkan oleh lembaga tersebut, termasuk kesesuaian dengan keinginan yang diharapkan oleh pelanggan dan atau mitra kerja lembaga bersangkutan.

Silahkan unduh filenya dibawah ini

Download Here

Perencanaan SDM Perilaku Organisasi

Published by:

Konsep Perencanaan SDM

Merupakan proses pemenuhan TK sesuai dengan kebutuhan (kuantitas) organisasi pada waktu yang tepat, termasuk aktivitas merencanakan jumlah, jenis dan kualitas TK dimasa depan; dan merancang program implementasinya seperti penarikan, seleksi, kompensasi, pelatihan, pengembangan SDM dan kebutuhan pemenuhan informasi TK untuk keperluan perencanaan strategi bisnis

 

PENGERTIAN

Perencanaan SDM Bertujuan untuk menghindari adanya kelebihan atau kekurangan tenaga kerja dengan melaksanakan penempatan yang sesuai pada waktu yang tepat, sesuai dengan kebutuhan, dengan maksud agar perusahaan dapat menekan biaya operasinya sekecil mungkin.

 

Perencanaan SDM

Paradigma Nilai Tambah Termasuk :

Konsentrasi pada Pengadaan (delivery)

Memahami mengapa sesuatu bisa dilaksanakan

Kuasai Kompentensi SDM

Perluas Batas-Batas (Extending Boundaries)

Ukur Dampak Impementasi SDM

 

File ini bisa diunduh gratis dibawah ini

Download Here

 

Modul Pelatihan dan Pengembangan SDM

Published by:

Latar Belakang

Pelatihan dan pengembangan yang dilakukan bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia telah dilakukan dengan berbagai pendekatan yang bersifat konvensional (pedagogis)

Definisi

Pelatihan adalah serangkaian aktivitas yang dirancang untuk meningkatkan keahlian-keahlian, pengetahuan, pengalaman, ataupun perubahan sikap seorang individu. Pelatihan berkenaan dengan perolehan keahlian-keahlian atau pengetahuan tertentu.

Tujuan Pelatihan

  • Memutakhirkan keahlian seorang individu sejalan dengan perubahan teknologi. Melalui pelatihan, pelatih (trainer) memastikan bahwa setiap individu dapat secara efektif menggunakan teknologi-teknologi baru.
  • Mengurangi waktu belajar seorang individu baru untuk menjadi kompeten dalam pekerjaan.
  • Membantu memecahkan persoalan operasional.
  • Mengorientasikan setiap individu terhadap organisasi.

Manfaat Pelatihan

  • Meningkatkan kuantitas dan kualitas produktivitas
  • Mengurangi waktu belajar yang diperlukan setiap individu untuk mencapai standard-standar kinerja yang dapat diterima
  • Menciptakan sikap, loyalitas, kerja sama yang lebih menguntungkan
  • Memenuhi persyaratan-persyaratan perencanaan sumber daya manusia
  • Mengurangi jumlah dan biaya kecelakaan kerja
  • Membantu setiap individu dalam peningkatan dan pengembangan pribadi mereka

File ini bisa diunduh dibawah ini

Download Here

Informasi Bagi Manajer

Published by:

Informasi Bagi Manajer

Dalam menjalankan fungsinya, manajer sangat membutuhkan informasi untuk membuat keputusan, mengelola kompleksitas hubungan antara organisasi dan lingkungannya, serta menjadikannya sebagai dasar pengendalian.

Peranan informasi terhadap keputusan manajerial.

Semakin lengkap informasi yang diperoleh manajer, mereka akan semakin memiliki kepastian dalam mengambil keputusan.

INGAT tingkatan manajer dalam suatu organisasi.

Tantangan Manajer

Terdapat tiga tantangan yang saling berhubungan yang dihadapi para manajer ketika berhubungan dengan perubahan dunia yang sangat cepat, yaitu :

  • Perlunya memiliki visi
  • Perlunya etika
  • Perlunya kepekaan untuk menanggapi keanekaragaman budaya.

Sejumlah langkah dirumuskan para manajer dalam menghadapi tantangan tsb. Yang perlu diutamakan adalah prioritas pembangunan suatu sistem yang mampu mengalirkan informasi secara akurat dan cepat.

Dalam membangun sistem, manajer dapat menghimpun kekuatan dari kemampuan dan ketrampilan yang dimiliki para stafnya maupun latar belakang keilmuan yang berbeda-beda.

Perpaduan konsep keilmuan juga diperlukan untuk memperkaya dan menyempurnakan SI berbasis TI yang diharapkan dapat secara efektif digunakan untuk meningkatkan kualitas informasi di dalam organisasi baik bisnis maupun non bisnis.

Memasuki Lingkungan SI

Sejumlah alasan rasional dihimpun untuk meyakinkan perlunya segera mempersiapkan diri memasuki lingkungan SI berbasis TI, antara lain :

  • Menjadi partisipan aktif dalam revolusi informasi
  • Meningkatkan kualitas SI
  • Memperbaiki proses pembuatan keputusan
  • Meningkatkan produktivitas
  • Kesempatan berkarir lebih besar.
Download Here