Eksposisi AHP dalam Riset Operasi Cara Efektif Untuk Mengambil Keputusan

Sejak lama manusia berusaha untuk mendapatkan metode yang tepat dalam melakukan peramalan yang lebih efektif. Setelah menggunakan logika berpikir yang sistematis, manusia akhirnya menemukan metode yang terbukti secara empiris dan selalu mendekati kebenaran. Ilmu matematika akhirnya menjadi salah satu pedoman manusia dalam menentukan kebijakan keputusannya. Salah satu bidang ilmu yang menyatukan matematika dan logika dalam kerangka pemecahan masalah adalah Riset Operasi (Operation Research).

Konsep Riset Operasi telah mulai berkembang dalam kemiliteran pada Perang Dunia I. Di Inggris, pada tahun 1914-1915, F.W. Lanchester mencoba merumuskan operasi militer secara kuantitatif dengan menurunkan persamaan-persamaan yang menunjukkan hubungan relatif antara hasil perang dengan kekuatan pertempuran dan kekuatan senjatanya. Selama periode tersebut, yaitu ketika Lanchester merintis Riset Operasi militer di Inggris, Thomas Alva Edison di Amerika Serikat sedang mempelajari proses perang anti kapal selam. Edison mengumpulkan data yang digunakan untuk menganalisis gerakan kapal selam agar kapal laut mampu menghancurkannya. Ia merancang suatu permainan perang yang digunakan untuk mensimulasi persoalan pergerakan yang berhubungan dengan lautan. Ia bahkan menganalisis taktik ”Zig-Zag” dari kapal-kapal dagang dalam menghindari bahaya dari kapal selam.

Di bidang pengawasan persediaan atau inventori, model-model ekonomi dalam berbagai ukuran yang dikenal sekarang mempunyai silsilah yang panjang. Model dan ukuran persediaan ekonomi yang pertama kali dipublikasikan, disusun oleh Ford W. Harris pada tahun 1915. Selanjutnya pada tahun 1917, A.K. Erlang, seorang ahli matematika Denmark yang bekerja di sebuah perusahaan telepon di Kopenhagen, menerbitkan karya pentingnya, ”Pemecahan Beberapa Persoalan dalam Teori Probabilitas Yakni tentang Pentingnya Pola Pemanggilan Telepon secara Otomatis”. Tulisannya tersebut berisi formula waktu tunggu yang telah dikembangkan berdasarkan prinsip-prinsip statistik. Formula ini sekarang dikenal sebagai dasar yang penting bagi teori lalu lintas telepon.

Penggunaan statistik inferensi dan teori probabilitas ditopang oleh karyakarya H.F. Dodge dan H.G. Romig, rekan Shewhart di laboratorium Bell Telephone. Mereka mengembangkan teknik pemeriksaan sampling dalam hubungannya dengan pengawasan kualitas, dan mempublikasikan statistik tabel sampling yang meskipun pada mulanya sulit diterima, tetapi sekarang telah digunakan secara luas. Insinyur lain pada laboratorium Bell, T.C. Fry, juga memberi kontribusi berarti terhadap dasar-dasar statistika teori antrian. Kumpulan karya Fry, terbit tahun 1928, mulai mengupas penggunaan teknik probabilitas sebagai dasar pemahaman teori antrian. Selanjutnya Download Here

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *