Sejarah ISO

Published by:

Pada perang dunia II, United Kingdom, Inggris memiliki masalah yang serius dengan proses pembuatan bom di pabrik senjata. Maka untuk menyelesaikan masalah tersebut, Menteri Pertahanan menjadi pengawas di pabrik tersebut.

Untuk menyuplai kebutuhan senjata pemerintah, perusahaan pembuat senjata harus menuliskan prosedur dalam pembuatan produk. Prosedur tersebut harus telah diperiksa Menteri Pertahanan dan dipastikan para pekerja mengikuti prosedur tersebut.

Di tahun 1959, Amerika Serikat mengembangkan Quality Program Requirements, Sebuah standar kualitas untuk kegiatan Militer yang menjelaskan tentang hal yang harus dilakukan supplier. Pada tahun 1962, NASA juga mengembangkan Quality System Requirements untuk supplier yang serupa. 1968, NATO mengadopsi AQAP (Allied Quality Assurance Procedures) spesifikasi untuk kebutuhan peralatan NATO.

Selanjutnya ide penjaminan kualitas menyebar di kalangan militer. Pada tahun 1966, Kerajaan Inggris memimpin kampanye nasional pertama untuk kualitas dan reliability dengan slogan “Quality is everybody’s business.” Pada tahun 1969, Inggris dan Canada mengembangkan standar jaminan kualitas untuk supplier.

Pada waktu itu, supplier dinilai buruk oleh sejumlah pelanggan. Hal itu disebabkan oleh tindakan supplier yang melakukan usaha duplikasi produk yang tidak berguna. Pada tahun 1969, komite Inggris mengharuskan supplier untuk mengikuti aturan umum dari penjaminan kualitas.

Pada tahun 1971, British Standard Institute menerbitkan standar Pemerintah Inggris yang pertama untuk penjaminan kualitas, yaitu BS 9000, yang dikembangkan untuk industri elektronik. Pada tahun 1974, BSI menerbitkan BS 5179, yang merupakan petunjuk untuk jaminan kualitas.

Sekitar tahun 70-an, BSI mengadakan pertemuan dengan industri untuk menciptakan standar umum. Hasilnya adalah BS 5750 pada tahun 1979. Banyak industri yang sepakat untuk mengganti standar miliknya dengan standar yang berlaku. Tujuan dari BS 5750 adalah memberikan dokumen kontrak umum bagi industri, mendemonstrasikan bahwa produksi industri dapat dikontrol. Selanjutnya standar ini dikembangkan lebih lanjut sebagai berikut:

1987 : • ISO 9000 pertama kali dibuat pada tahun 1987, nama dari standar ini adalah ISO 9000 :1987.

  • Struktur ISO pada tahun ini mengacu pada standar inggris BS 5750.
  • Menekankan pada kesesuaian dengan prosedur proses pembuatan dan tidak melihat dari keseluruhan manajemen

1994 : • Dilaksanakan revisi terhadap ISO 9000:1987, hasil revisi dinamakan ISO 9000:1994

  • Menambahkan penekanan pada quality control berdasarkan langkah-langkah preventive

2000 :  • Dilaksanakan revisi dan dinamakan ISO 9000:2000

  • Memasukkan unsur quality process yang steady, customer satisfaction, ekspektasi pelanggan dan continous improvement
  • Melihat efektivitas manajemen berdasarkan pengukuran performansi.

Selengkapnya dapat anda download dibawah ini

Download Here
Facebook Comments

Pengendalian Mutu

Published by:

TUJUAN

Perbaikan yang berkesinambungan pada produk untuk memenuhi kebutuhan pelanggan, memberikan keberhasilan usaha dan mengembalikan investasi kepada para pemegang saham dan pemilik perusahaan.

 

Berbasis Pengguna

Kualitas                Berbasis Manufaktur

Berbasis Produk

 

STANDAR KUALITAS INTERNASIONAL

ISO 9000 (1987)                               ISO 9001:2000

Tujuan penetapan standar adalah menetapkan prosedur manajemen kualitas melalui kepemimpinan, dokumentasi terinci, perintah kerja, dan penyimpanan catatan. Kepuasan pelanggan memainkan peranan yang lebih penting disbanding prosedur terdokumentasi pada ISO 9001:2000.

ISO 14000

Merupakan standar manajemen lingkungan yang berisi 5 elemen pokok:

  1. Manajemen lingkungan
  2. Pengauditan
  3. Evaluasi kerja
  4. Pelabelan
  5. Penilaian siklus hidup

KONSEP PENGENDALIAN MUTU

Pada perusahaan pabrikasi ada dua macam struktur organisasi yang berkaitan dengan pengendalian mutu:

  1. Departemen kualitas berdiri sendiri dan mempunyai jalur laporan langsung ke GM. Fungsi kualitas harus terpisah dari kegiatan pabrikasi dan langsung memberikan laporan ke GM, tujuannya untuk mendapatkan kerjasama dalam rangka memenuhi penjadwalan dan biaya.
  2. Departemen kualitas adalah bagian dari pabrikasi dan memberikan laporan ke manajer pabrik. Fungsi kualitas di bawah fungsi pabrikasi karena mutu membutuhkan koordinasi yang dekat dengan proses produksi. Sesungguhnya manajer pabrikasi telah mengemban tugas sebagai coordinator kualitas.

 

Total Pengendalian Kualitas (Total Quality Management = TQM)

Dengan konsep total pengendalian kualitas, maka system pengendalian kualitas menjadi:

  1. Departemen kualitas menjadi hanya coordinator yang akan mempengaruhi kualitas pada fungsi masing-masing.
  2. Masing-masing fungsi dalam organisasi harus mempunyai pedoman pengendalian mutu yang akan menunjukkan jalan untuk menjaga mutu dalam kinerja.
  3. Konsep total pengendalian kualitas mengharuskan Departemen kualitas untuk lebih menitikberatkan perhatian pada perencanaan dan mengurangi perhatian pada pemeriksaan dan pengawasan.
  4. Pendekatan total kualitas menekankan pencegahan terhadap suatu kesalahan dan memperkenalkan semua konsep mutu dalam rangka pencapaian tujuan perusahaan sehingga masing-masing fungsi akan bertanggung jawab pada mutu pekerjaan.
  5. Departemen kualitas menyiapkan semua perangkat untuk menjamin bahwa semua fungsi di dalam organisasi melaksanakan apa yang diinginkan oleh system pengendalian kualitas.
  6. Sebuah program hanya diterapkan ke seluruh bagian dari organisasi di mana program ini akan menjelaskan bagaimana total pengendalian kualitas harus diselenggarakan, bagaimana masing-masing individu sadar berperan serta dalam pengendalian kualitas dan bagaimana pendekatan ini diukur pada masing-masing kinerja.
Download Here
Facebook Comments

Manajemen Sumber Daya Manusia (Pemeliharaan Pegawai)

Published by:

Pemeliharaan (maintenance) pegawai harus mendapat perhatian yang sungguh-sungguh dari manajer. Jika pemeliharaan pegawai kurang diperhatikan, semangat kerja, sikap dan loyalitas pegawai akan menurun. Absensi dan turn over akan meningkat, disiplin akan menurun, sehingga pengadaan, pengembangan, kompensasi dan pengintegrasian yang telah dilakukan dengan biaya yang cukup besar kurang berarti dalam menunjang tercapainya tujuan perusahaan.

Supaya pegawai memiliki semangat bekerja, disiplin tinggi dan bersikap loyal dalam menunjang tujuan perusahaan, maka fungsi pemeliharaan mutlak mendapat perhatian khusus dari manajer. Tidak mungkin pegawai bersemangat bekerja dan berkonsentrasi penuh terhadap pekerjaannya jika kesejahteraannya tidak diperhatikan dengan baik.

 

PENTINGNYA PEMELIHARAAN

Pemeliharaan adalah suatu usaha mempertahankan dan atau meningkatkan kondisi fisik, mental, dan sikap pegawai, agar mereka tetap loyal dan bekerja produktif untuk menunjang tercapainya tujuan perusahaan.

Pegawai adalah asset utama setiap perusahaan, yang selalu ikut aktif berperan dan paling menentukan tercapai atau tidaknya tujuan perusahaan. Oleh sebab itu keamanan dan keselamatannya perlu mendapatkan pemeliharaan dengan sebaik-baiknya dari pimpinan perusahaan. Lanjutannya bisa anda download dibawah ini.

 

Download Here

 

Facebook Comments

Bahan Praktek ISO 9001 tentang Standar Sistem Manajemen Mutu

Published by:

Petunjuk pelaksanaan

  • Praktek ini bersifat perorangan.
  • Pelajari dan lengkapi wawasan berkaitan dengan topik tersebut di bawah.
    • Catat dan cantumkan semua referensi tambahan baik yang berupa buku,
    • maupun domain name di internet, sebagai daftar pustaka.
  • Pilih salah satu topik penelitian yang dapat diangkat dari penerapan ISO 9001 tentang Standar Sistem Manajemen Mutu di Indonesia tersebut.
    • Rangkum materi yang berseusaian dalam bentuk latar belakang permasalahan,
    • dan susun kembali dalam bentuk paragraf awal dari sebuah abstrak.
  • Rumuskan sebuah hipotesis sebagai alternatif terbaik solusi permasalahan tersebut di atas.
    • Pilih salah satu pendekatan kwalitatif yang paling tepat, dengan bukti uji.
    • Susun hasilnya dalam bentuk paragraf akhir dari sebuah abstrak.
  • Kumpulkan hasil akhir praktek dalam bentuk abstrak sebuah penelitian ilmiah, lengkap dengan :
    • Judul penelitian
    • Nama peneliti
    • Abstrak yang terdiri dari minimal dua paragraf
    • Daftar pustaka.

Bahan Praktek : ISO 9001 Tentang Standar Sistem Manajemen Mutu

Tantangan global yang dihadapi dunia tidak dapat dihindari, baik dari sektor pemerintah maupun swasta, mau tidak mau semua pihak dituntut untuk mempersiapkan diri agar mampu bertahan dalam menghadapi kondisi tersebut.

Seiring dengan globalisasi sistem informasi dan perdagangan, standarisasi sistem manajemen mutu telah menjadi isu utama, sehingga semua lembaga baik pemerintah maupun swasta perlu menyiapkan kerangka sistem mutu lembaganya kearah yang diinginkan sesuai dengan sasaran atau tujuan akhir yang telah ditetapkan oleh lembaga tersebut, termasuk kesesuaian dengan keinginan yang diharapkan oleh pelanggan dan atau mitra kerja lembaga bersangkutan.

Silahkan unduh filenya dibawah ini

Download Here
Facebook Comments

Perencanaan SDM Perilaku Organisasi

Published by:

Konsep Perencanaan SDM

Merupakan proses pemenuhan TK sesuai dengan kebutuhan (kuantitas) organisasi pada waktu yang tepat, termasuk aktivitas merencanakan jumlah, jenis dan kualitas TK dimasa depan; dan merancang program implementasinya seperti penarikan, seleksi, kompensasi, pelatihan, pengembangan SDM dan kebutuhan pemenuhan informasi TK untuk keperluan perencanaan strategi bisnis

 

PENGERTIAN

Perencanaan SDM Bertujuan untuk menghindari adanya kelebihan atau kekurangan tenaga kerja dengan melaksanakan penempatan yang sesuai pada waktu yang tepat, sesuai dengan kebutuhan, dengan maksud agar perusahaan dapat menekan biaya operasinya sekecil mungkin.

 

Perencanaan SDM

Paradigma Nilai Tambah Termasuk :

Konsentrasi pada Pengadaan (delivery)

Memahami mengapa sesuatu bisa dilaksanakan

Kuasai Kompentensi SDM

Perluas Batas-Batas (Extending Boundaries)

Ukur Dampak Impementasi SDM

 

File ini bisa diunduh gratis dibawah ini

Download Here

 

Facebook Comments

Modul Pelatihan dan Pengembangan SDM

Published by:

Latar Belakang

Pelatihan dan pengembangan yang dilakukan bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia telah dilakukan dengan berbagai pendekatan yang bersifat konvensional (pedagogis)

Definisi

Pelatihan adalah serangkaian aktivitas yang dirancang untuk meningkatkan keahlian-keahlian, pengetahuan, pengalaman, ataupun perubahan sikap seorang individu. Pelatihan berkenaan dengan perolehan keahlian-keahlian atau pengetahuan tertentu.

Tujuan Pelatihan

  • Memutakhirkan keahlian seorang individu sejalan dengan perubahan teknologi. Melalui pelatihan, pelatih (trainer) memastikan bahwa setiap individu dapat secara efektif menggunakan teknologi-teknologi baru.
  • Mengurangi waktu belajar seorang individu baru untuk menjadi kompeten dalam pekerjaan.
  • Membantu memecahkan persoalan operasional.
  • Mengorientasikan setiap individu terhadap organisasi.

Manfaat Pelatihan

  • Meningkatkan kuantitas dan kualitas produktivitas
  • Mengurangi waktu belajar yang diperlukan setiap individu untuk mencapai standard-standar kinerja yang dapat diterima
  • Menciptakan sikap, loyalitas, kerja sama yang lebih menguntungkan
  • Memenuhi persyaratan-persyaratan perencanaan sumber daya manusia
  • Mengurangi jumlah dan biaya kecelakaan kerja
  • Membantu setiap individu dalam peningkatan dan pengembangan pribadi mereka

File ini bisa diunduh dibawah ini

Download Here
Facebook Comments

Informasi Bagi Manajer

Published by:

Informasi Bagi Manajer

Dalam menjalankan fungsinya, manajer sangat membutuhkan informasi untuk membuat keputusan, mengelola kompleksitas hubungan antara organisasi dan lingkungannya, serta menjadikannya sebagai dasar pengendalian.

Peranan informasi terhadap keputusan manajerial.

Semakin lengkap informasi yang diperoleh manajer, mereka akan semakin memiliki kepastian dalam mengambil keputusan.

INGAT tingkatan manajer dalam suatu organisasi.

Tantangan Manajer

Terdapat tiga tantangan yang saling berhubungan yang dihadapi para manajer ketika berhubungan dengan perubahan dunia yang sangat cepat, yaitu :

  • Perlunya memiliki visi
  • Perlunya etika
  • Perlunya kepekaan untuk menanggapi keanekaragaman budaya.

Sejumlah langkah dirumuskan para manajer dalam menghadapi tantangan tsb. Yang perlu diutamakan adalah prioritas pembangunan suatu sistem yang mampu mengalirkan informasi secara akurat dan cepat.

Dalam membangun sistem, manajer dapat menghimpun kekuatan dari kemampuan dan ketrampilan yang dimiliki para stafnya maupun latar belakang keilmuan yang berbeda-beda.

Perpaduan konsep keilmuan juga diperlukan untuk memperkaya dan menyempurnakan SI berbasis TI yang diharapkan dapat secara efektif digunakan untuk meningkatkan kualitas informasi di dalam organisasi baik bisnis maupun non bisnis.

Memasuki Lingkungan SI

Sejumlah alasan rasional dihimpun untuk meyakinkan perlunya segera mempersiapkan diri memasuki lingkungan SI berbasis TI, antara lain :

  • Menjadi partisipan aktif dalam revolusi informasi
  • Meningkatkan kualitas SI
  • Memperbaiki proses pembuatan keputusan
  • Meningkatkan produktivitas
  • Kesempatan berkarir lebih besar.
Download Here
Facebook Comments

Menghibur Orang yang Sedang Berduka

Published by:

Pernahkah Anda merasa bingung saat sahabat Anda sedang berduka? Kadang, kita mungkin tidak tahu apa yang harus kita katakan atau lakukan, jadi kita diam saja. Tapi, ada hal-hal bagus yang bisa kita lakukan.

Kadang, kita hanya perlu menemani yang berduka dan mengucapkan kata-kata sederhana seperti ”saya ikut sedih ya”. Di banyak kebudayaan, menggenggam tangan atau memeluk seseorang adalah cara yang efektif untuk menunjukkan kepedulian Anda. Jika orang yang berduka ingin bicara, dengarkanlah dengan penuh perhatian. Tapi, cara terbaik adalah membantu yang sedang berduka dengan tindakan Anda. Misalnya, membantu memasak, mengurus anak, atau mengurus pemakaman jika dibutuhkan. Tindakan-tindakan ini lebih penting daripada kata-kata.

Selain itu, Anda mungkin bisa membicarakan sifat-sifat bagus atau pengalaman baik dari yang meninggal. Ini bisa membuat yang berduka merasa senang. Misalnya, Pam kehilangan suaminya, Ian, enam tahun yang lalu. Pam berkata, ”Kadang orang membicarakan hal-hal bagus tentang Ian yang tidak pernah saya ketahui. Ini membuat hati saya senang.”

 Para peneliti melaporkan bahwa orang yang berduka pada awalnya menerima banyak bantuan. Tapi, tak lama kemudian, teman-teman mereka kembali sibuk dengan urusan masing-masing dan melupakan kebutuhan mereka. Maka, pastikan agar Anda secara rutin memeriksa keadaan mereka. * Banyak yang berduka sangat menghargai bantuan ini karena bisa menghibur mereka.

Misalnya, perhatikan contoh Kaori. Dia adalah wanita muda asal Jepang yang berduka karena kematian ibunya, dan kakak perempuannya 15 bulan kemudian. Untungnya, dia mendapat dukungan rutin dari teman-teman sejatinya. Salah satunya bernama Ritsuko, yang lebih tua dari Kaori. Ritsuko mau menjadi sahabat Kaori. Kaori berkata, ”Sejujurnya saya tidak senang. Saya tidak mau ada yang menggantikan Mama, dan sepertinya memang tidak ada yang bisa. Tapi, cara Mama Ritsuko memperlakukan saya membuat saya dekat dengannya. Setiap minggu, kami menginjil dan pergi ke pertemuan ibadah Kristen bersama. Dia mengajak saya minum teh, membawakan saya makanan, dan sering menulis surat serta kartu ucapan untuk saya. Tindakan baik Mama Ritsuko berpengaruh positif bagi saya.”

Ibu kandung Kaori sudah meninggal selama 12 tahun. Kini, Kaori dan suaminya adalah penginjil sepenuh waktu. Kaori berkata, ”Mama Ritsuko terus memeriksa keadaan saya. Saat pulang ke kota asal, saya selalu mengunjunginya dan menikmati pergaulan dengannya.”

Contoh lain adalah Poli, salah seorang Saksi-Saksi Yehuwa di Siprus, yang merasakan manfaat dari dukungan rutin. Poli memiliki suami yang baik bernama Sozos, yang adalah gembala Kristen teladan. Sozos sering mengundang yatim piatu dan para janda ke rumahnya untuk makan dan bergaul. (Yakobus 1:27) Sayangnya, Sozos meninggal pada usia 53 tahun karena tumor otak. Poli berkata, ”Kami sudah menikah selama 33 tahun, tapi sekarang saya kehilangan suami yang setia.”

Sepasang suami istri membawakan makanan untuk ayah dan anak lelakinya

Carilah cara untuk membantu orang yang berduka

Setelah kematian suaminya, Poli pindah ke Kanada bersama Daniel, putra bungsunya yang berusia 15 tahun. Mereka bergabung dengan sidang jemaat Saksi-Saksi Yehuwa di sana. Poli berkata, ”Teman-teman di sidang jemaat baru saya tidak tahu apa-apa tentang masa lalu dan keadaan kami yang sulit. Tapi, mereka terus mengunjungi dan menghibur kami melalui kata-kata dan juga memberi bantuan. Ini adalah bantuan yang berharga karena memang pada saat itu putra saya sangat membutuhkan papanya! Para pria yang mengambil pimpinan di sidang jemaat juga sangat peduli kepada Daniel. Salah satu dari mereka selalu mengajak Daniel saat ada acara kumpul-kumpul dan sepak bola.” Kini, keadaan mereka berdua sangat baik.

Tentulah ada banyak hal yang bisa kita lakukan untuk membantu dan menghibur orang yang berduka. Alkitab juga menghibur kita dengan harapan yang mengharukan di masa depan.

Facebook Comments