GREEN INDUSTRY FACILITY PLAN (pdf)

Published by:

Latar Belakang

• Meningkatnya Pencemaran Lingkungan
• Persaingan Bisnis
• Tuntutan Owner/Lingkungan Sekitar Proyek
• Ketaatan terhadap Peraturan Pemerintah di bidang pengendalian pencemaran lingkungan

 

PENCEMARAN LINGKUNGAN AKIBAT KEGIATAN INDUSTRI
1. Pencemaran sampah industri
2. Pencemaran limbah B3
3. Pencemaran air limbah
4. Pencemaran buangan emisi udara

PP Vision & Mission

Vision :
Menjadi Perusahaan Konstruksi dan Investasi yang Terkemuka yang
Memberikan Nilai Tambah Tinggi kepada Stakeholders.
Mission :
Menyediakan Jasa Konstruksi dan melakukan Investasi agar dapat
memberikan nilai tambah kepada para Stakeholder dengan dukungan
Struktur Keuangan yang Sehat, Efisien dan Inovatif, Program Green
sebagai salah satu keunggulan bersaing, Berwawasan Global serta
memiliki Karyawan Sejahtera.

Download Here
Facebook Comments

Implementasi Log Out Tag Out Unit Dump Truck Area sebagai upaya pencegahan kecelakaan kerja

Published by:

Penerapan LOTO di PT Petrokimia Gresik bertujuan untuk mengurangi potensi bahaya kecelakaan kerja di lapangan. Namun, potensi bahaya yang berkaitan dengan isolasi energi masih sering ditemukan di lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Lockout/Tagout (LOTO) sebagai upaya pengendalian kecelakaan kerja di lapangan.
Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan metode
kualitatif. Sasaran dalam penelitian ini adalah Departemen Produksi dan Departemen
Pemeliharaan. Hasil dari enelitian ini adalah Energi yang digunakan dalam aktivitas mesin produksi di  di lapangan.  Prosedur pengendalian energi yang diatur dalam Standar LOTO dibagi menjadi tiga tahap yakni tahap persiapan, tahap pemasangan, dan tahap pelepasan. Peralatan LOTO  di lapangan telah tersedia lengkap meliputi gembok, label, dan perlengkapan penggembokan. Sosialisasi LOTO sebagai upaya pengendalian kecelakaan kerja di lapangan telah disampaikan melalui beberapa kegiatan.
Kesimpulan penelitian ini adalah Penerapan peralatan LOTO dan sosialisasi LOTO sebagai upaya pengendalian kecelakaan kerja di lapangan masih perlu diperbaiki.
Download Here
Facebook Comments

Panduan Dasar K3 (pdf)

Published by:

Materi Panduan Dasar K3 ini berisi 42 halaman ada 12 BAB sumbangan Bp. Rinto Erwiansa Putra anggota grup telegram (FSI) membahas tentang:

BAB I PENGERTIAN DAN ILMU PENGETAHUAN K3

1.1. PENGERTIAN K3 DAN SMK3

1.2. SISTEM MANAJEMEN K3 (SMK3)

1.3. PENGERTIAN AUDIT K3 dan INSPEKSI K3

1.4. HUBUNGAN ELEMEN AUDIT DAN SIKLUS SMK3

1.5. HUBUNGAN ELEMEN SMK3 & KLAUSUL ISO 9001:2000

1.6. KECELAKAAN

1.7. B A H A Y A (HAZARD, DANGER)

1.8. MANAJEMEN RISIKO

1.9. ERGONOMIK

 

BAB II KONDISI LINGKUNGAN DAN BATAS PENCEMARAN

2.1. LINGKUNGAN FISIK

2.2. BAHAN KIMIA

2.3. RADIASI

2.4. BIOLOGI

2.5. GETARAN

 

BAB III BAHAN BAHAN BERBAHAYA

3.1. LOGAM PENYEBAB PENYAKIT

3.2. BAHAN PENYEBAB ALERGI PARU / ASMA

3.3. BAHAN BAHAN PENYEBAB RADANG KULIT

3.4. BAHAN BAHAN KIMIA PENYEBAB KANKER DI TEMPAT KERJA

3.5. KLASIFIKASI BAHAN-BAHAN BERBAHAYA

3.6. PENGENDALIAN BAHAN BERBAHAYA DENGAN MSDS

 

BAB IV ALAT DAN PAKAIAN PELINDUNG DIRI (APD)

4.1. DEFINISI

4.2. JENIS-JENIS APD

4.3. PEDOMAN PENYIMPANAN & PEMELIHARAAN APD

4.4. CONTOH FORMAT STANDAR APD

 

BAB V KESEHATAN DAN PENYAKIT AKIBAT KERJA

5.1. PELAYANAN DAN FASILITAS KESEHATAN

5.2. PERSYARATAN KESEHATAN LINGKUNGAN KERJA

5.3. DAFTAR PENYAKIT AKIBAT KERJA

5.4. METODA DIAGNOSTIK PENYAKIT AKIBAT KERJA

 

BAB VI KEBAKARAN, KONDISI DARURAT DAN PENANGGULANGANNYA

6.1. PENGERTIAN & KLASIFIKASI KEBAKARAN

6.2. ALAT PEMADAM KEBAKARAN PERMANEN

6.3. ALAT PEMADAM API RINGAN (APAR)

6.4. ALAT BANTU EVAKUASI (ABE)

6.5. UNIT PENANGGULANGAN KEBAKARAN/DARURAT

6.6. TINDAKAN BILA TERJADI GEMPA

6.7. TINDAKAN BILA ADA ANCAMAN BOM

 

BAB VII PERKIRAAN BAHAYA KONDISI SUATU BANGUNAN

7.1. FUNGSI BANGUNAN

7.2. JENIS KONSTRUKSI BANGUNAN

7.3. TINGGI BANGUNAN

7.4. SITUASI BANGUNAN

7.5. PENGARUH KILAT

7.6. PERKIRAAN BAHAYA

 

BAB VIII PERTOLONGAN PERTAMA PADA KECELAKAAN (P3K)

8.1. KOTAK / PETI P3K

8.2. JUMLAH PETUGAS P3K

8.3. PRINSIP PRINSIP POKOK PELAKSANAAN P3K

8.4. TINDAKAN TERHADAP KORBAN TAK SADAR/PINGSAN

8.5. PERTOLONGAN BANTUAN PERNAFASAN BUATAN

8.6. PROSEDUR TINDAKAN BANTUAN PERNAFASAN (Resusitasi Jantung Paru/RJP)

8.7. PERTOLONGAN TERHADAP BERBAGAI JENIS KORBAN

 

BAB IX KESELAMATAN OPERASI PERALATAN & INSTALASI

9.1. DAFTAR PERALATAN YANG HARUS DISERTIFIKASI

9.2. KESELAMATAN OPERASI ALAT (LOCKOUT & TAGOUT)

9.3. PENANDAAN INSTALASI PIPA SALURAN

9.4. PERSYARATAN INSTALASI PENYALUR PETIR

9.5. KESELAMATAN DI LIFT

9.6. PERALATAN YANG MENDAPATKAN PENGAWASAN

9.7. PENGGUNAAN WARNA PADA RAMBU-RAMBU

 

BAB X RENCANA DAN IMPLEMENTASI SMK3 DI PROYEK/PABRIK

10.1. MENYUSUN RENCANA/PROGRAM K3 DI PROYEK

10.2. CONTOH KERANGKA PROSEDUR K3

10.3. IMPLEMENSI SMK3 DI PROYEK

 

XI. DAFTAR PERUNDANG–UNDANGAN, PERATURAN–PERATURAN, DOKUMEN dan BUKUBUKU  RUJUKAN yang terkait dengan K-3

XII. RAMBU-RAMBU KESELAMATAN

 

Silahkan unduh filenya dibawah ini :

Download Here

 

Facebook Comments

Modul Pelatihan Sistem Manajemen Mutu

Published by:

Kelompok ISO 9000 dari Standar Internasional mensyaratkan sistem manajemen mutu dari suatu organisasi untuk didokumentasikan. Laporan Teknis ini mengembangkan adopsi dari pendekatan proses untuk pembuatan dan penerapan sistem manajemen mutu dan perbaikan keefektifannya. Agar suatu organisasi dapat berfungsi secara efektif, organisasi tersebut harus mengidentifikasikan dan mengelola berbagai kegiatannya yang saling berkaitan. Kegiatan yang menggunakan sumber daya, dan yang dikelola dalam rangka memungkinkan perubahan bentuk pada masukan menjadi keluaran, dapat dianggap sebagai suatu proses. Seringkali keluaran dari salah satu proses secara langsung menjadi masukan pada proses berikutnya.

Penerapan suatu sistem proses dalam organisasi, bersama dengan identifikasi dan interaksi prosesnya, serta manajemennya, dapat disebut sebagai ‘pendekatan proses’. Keuntungan pendekatan proses adalah pengendalian yang berkelanjutan dimana hal ini memberikan hubungan antara proses individual dalam sistem proses dengan kombinasi dan interaksinya.

Organisasi mempunyai fleksibilitas dalam memilih untuk mendokumentasikan sistem manajemen mutunya. Masing-masing organisasi seharusnya membuat sejumlah dokumentasi yang diperlukan untuk memperagakan perencanaan, pengoperasian, pengendalian yang efektif dan perbaikan berkesinambungan pada sistem manajemen mutu dan prosesnya. Dokumentasi sistem manajemen mutu boleh berhubungan dengan keseluruhan kegiatan dari organisasi atau sebagian kegiatan yang dipilih; sebagai contoh, persyaratan tertentu yang tergantung pada sifat produk, proses, persyaratan kontrak, peraturan pemerintah atau peraturan organisasi itu sendiri.

File ini berisi  18 halaman yang dapat anda unduh dibawah ini.

Download Here
Facebook Comments

Sistem manajemen mutu yang berlaku secara internasional adalah ISO 9000

Published by:

  1. Sistem manajemen mutu yang berlaku secara internasional adalah ISO 9000 (The International Organization for Standardization)
  2. Tujuan ISO adalah mengembangkan dan mempromosikan standar-standar yang berlaku secara internasional.
  3. Beberapa keuntungan dari penerapan standarisasi :
    1. Orientasi Pelanggan Standarisasi memenuhi persyaratan pelanggan dengan memberikan mutu produk atau jasa untuk kepuasan pelanggan.
    2. Keuntungan Pasar Perusahaan yang telah mempunyai sertifikat ISO dapat diterima oleh semua pelanggan di pasar domestik dan internasional.
    3. Pengakuan ISO akan memberikan pengakuan khusus terhadap perusahaan, sehingga membawa persepsi pembeli pada tingkat yang lebih tinggi.
    4. Kepercayaan ISO menciptakan kepercayaan manajemen terhadap mutu produk atau jasa yang dihasilkan kepada pelanggan mengenai kemampuan perusahaan
    5. Konsistensi Mutu ISO membantu memelihara konsistensi mutu produk atau jasa.
    6. Aspek Legal Secara resmi telah diterima oleh banyak negara.
    7. Peningkatan Produktivitas Standarisasi dapat meningkatkan produktifitas organisasi dengan penggunaan material, teknik dan sumber daya yang efektif.
    8. Meningkatkan unjuk kerja keuangan Dengan berkurangnya biaya mutu, maka produktifitas meningkat, unjuk kerja keuangan perusahaan juga meningkat.
    9. Terdokumentasi Sistem dokumentasi untuk produk, bahan kegiatan dan operasi membantu dalam identifikasi, kaji ulang dan peningkatan produk atau jasa.
    10. Kemampuan Organisasi ISO menunjukkan kemampuan organisasi perusahaan untuk mencapai mutu tertentu.

Materi ini berisi 17 halaman yang dapat anda unduh dibawah ini:

 

Download Here
Facebook Comments

Sistem Standar Internasional dan Peranan BPKS dalam Penerapannya

Published by:

Standarisasi Internasional ( SSI ) secara rinci, detail dan teknis operasional, karena hal itu tidak mungkin dicakup oleh tulisan dalam bentuk makalah. Uraian rinci dan teknis termasuk interpretasi dari dokumen – dokumen standardisasi Internasional (ISO 9000, ISO 14000) telah banyak ditulis dalam bentuk buku dan dapat diperoleh dengan mudah di berbagai toko buku. Adapun maksud dan tujuan penulisan ini adalah sebagai berikut:

  1. Memperkenalkan SSI secara garis besar yang saat ini dan di masa yang akan datang berperan penting dalam dunia bisnis global.
  2. Memberikan bahan masukan untuk didIskusikan secara intensif dan mendalam di kalangan internal Badan Pengusahaan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang (BPKS). Diskusi tersebut diharapkan dapat menghasilkan rumusan tentang bagaimana pandangan dan peran BPKS dalam merespon berbagai kecenderungan yang berkembang dalam sistem perdagangan global. Berbagai fenomena yang berkembang dalam sistem perdagangan dunia seperti pemberlakuan SSI yang sifatnya adalah hambatan non- tarif (Non –Tariff Barrier) harus direspon secara pro aktif, bukan reaktif. Akhirnya , tulisan ini membutuhkan gagasan – gagasan baru untuk penyempurnaan. Oleh karena itu diharapkan saran dan kritik yang konstruktif dari para pembaca untuk perbaikan tersebut. Atas saran dan kritik yang disampaikan diucapkan terima kasih.

 Pengertian / Definisi Konseptual

Dalam bahasa sehari – hari kata “sistem” diartikan dalam bentuk berbeda – beda, adakalanya sistem diartikan sebagai “cara”, “teknik”, “metode”. Sudah tentu hal itu membingungkan karena ke-empat kata tersebut memiliki arti yang berbeda – beda. Dalam berbagai literatur, sistem diartikan sebagai sesuatu yang memiliki beberapa komponen, setiap komponen saling berhubungan, berinteraksi dalam pertukaran energi, materi dan informasi menurut aturan tertentu dan tiap komponen saling mendukung untuk mencapai tujuan tertentu.

 Suatu sistem dapat dipecah menjadi beberapa sub sistem dan suatu sub system dapat berperan sebagai sistem dalam skala lebih kecil dan dapat dipecah lagi menjadi beberapa sub sistem, demikian seterusnya, dan demikian juga kebalikannya, sebuah sub sistem dapat dinaikkan peringkatnya menjadi sistem. Sebuah contoh dapat memperjelas hal ini. Beberapa komponen roda ( baut, velg, ban ) jika dirangkaikan menurut aturan tertentu dapat menjadi sebuah sistem roda dan jika dirangkaikan dengan as roda, menjadi sub sistem roda mobil. Jika seluruh sub sistem ( roda, aki, rem, kemudi, mesin, dan lain-lain ) dirangkai menurut aturan tertentu maka terwujud suatu sistem mobil yang berguna sebagai sarana angkutan. Sebuah mobil adalah suatu sub sistem di dalam sistem transportasi darat yang menjadi sub sistem transportasi. File ini berisi 15 halaman yang dapat anda unduh dibawah ini.

 

Download Here
Facebook Comments

Renewal ISO 9001 di Puskesmas

Published by:

Implementasi ISO 9001 diawali dengan tersertifikasinya puskesmas yang bersangkutan oleh badan sertifikasi dengan penyerahan sertifikat ISO 9001 yang akan dipertahankan selama 3 tahun. Setiap 6 bulan sekali badan sertifikasi akan melakukan audit survailance kepuskesmas guna memastikan apakah sistem manajemen mutu berjalan sesuai standar mutu. Puskesmas dituntut untuk senantiasa siap agar tidak terjadi temuan yang bersifat kritikal dan mengakibatkan dicabutnya sertifikat ISO 9001. Dinkes selalu memfasilitasi kebutuhan puskesmas guna mempertahankan implementasi ISO 9001  tsb. Manfaat yang besar bagi organisasi sangat dirasakan dengan implementasi sistim manajemen mutu ini. Kinerja disetiap kegiatan manajemen

menjadi terukur dan mampu telusur sesuai standar mutu, pendokumentasian kegiatan

menjadi lebih akuntabel dan transparan, utilisasi puskesmas oleh masyarakat meningkat yang dapat dibuktikan dengan naiknya angka cakupan rawat jalan baru puskesmas setiap tahunnya. Setelah sistim manajemen mutu berhasil dipertahankan selama 3 tahun maka dapat diambil kebijakan utk. dilakukan renewal atau tidak.

Dinkes memiliki komitmen bahwa penerapan sistim manajemen mutu harus berkesinambungan dengan tetap melanjutkan dan mengembangkan area mutu dari penerapan ISO 9001, untuk itu dibutuhkan proses re-sertifikasi (renewal). Pelayanan kesehatan masyarakat yang ada dipuskesmas harus mendapat tantangan yang sama dengan area pelayanan kesehatan klinis guna menerapkan SMM ISO 9001. Kebijakan yang diambil bahwa pelayanan kesehatan masyarakat harus dimasukkan sebagai area main audit di dalam renewal. Hal tersebut akan memacu dinamika kinerja puskesmas di dalam memberikan layanan yang terbaik bagi warganya. Puskesmas telah melaksanakan renewal ISO 9001 dengan memasukkan pelayanan kesehatan masyarakat sebagai area main audit pada proses renewal. Pada kesempatan tersebut kedua puskesmas telah berhasil mempertahankan sekaligus mengembangkan kinerja sistim manajemen mutu yang ada di puskesmasnya tanpa temuan yang bersifat kritikal.

Download Here
Facebook Comments

Quality Management Systems

Published by:

Introduction

An organisation will benefit from establishing an effective quality management system (QMS). The cornerstone of a quality organisation is the concept of the customer and supplier working together for their mutual benefit. For this to become effective, the customer-supplier interfaces must extend into, and

outside of, the organisation, beyond the immediate customers and suppliers. A QMS can be defined as:

 

“A set of co-ordinated activities to direct and control an organisation in order to

continually improve the effectiveness and efficiency of its performance.”

These activities interact and are affected by being in the system, so the isolation and study of each one in

detail will not necessarily lead to an understanding of the system as a whole. The main thrust of a QMS is

in defining the processes, which will result in the production of quality products and services, rather than in detecting defective products or services after they have been produced.

 

The benefits of a QMS

A fully documented QMS will ensure that two important requirements are met:

  • The customers’ requirements – confidence in the ability of the organisation to deliver the desired product and service consistently meeting their needs and expectations.
  • The organisation’s requirements – both internally and externally, and at an optimum cost with efficient

 

use of the available resources – materials, human, technology and information.

These requirements can only be truly met if objective evidence is provided, in the form of information and

data, to support the system activities, from the ultimate supplier to the ultimate customer.

A QMS enables an organisation to achieve the goals and objectives set out in its policy and strategy. It

provides consistency and satisfaction in terms of methods, materials, equipment, etc, and interacts with all activities of the organisation, beginning with the identification of customer requirements and ending with their satisfaction, at every transaction interface.

Download Here
Facebook Comments

Proses Implementasi dan Sertifikasi ISO 9001

Published by:

Kualitas merupakan salah satu modal penting bagi perusahaan untuk dapat bertahan dan bersaing di pasar global. Semakin kritis konsumen, semakin banyak pula tuntutan akan kualitas suatu produk, diantaranya ada yang mensyaratkan sertifikat ISO bagi produk yang akan dibelinya. Konsumen akan merasa yakin untuk membeli produk yang bersertifikat ISO karena hal itu menunjukkan jaminan perusahaan untuk menghasilkan produk yang sesuai dengan kebutuhan mereka. 0leh karenanya, semakin banyak perusahaan yang menerapkan sistem manajemen kualitas dengan tujuan untuk mendapatkan sertifikat ISO. Disamping karena permintaan konsumen, alasan lain suatu organisasi berusaha mendapatkan sertikat ISO adalah keuntungan yang didapat dari implementasi tersebut, diantaranya adalah peningkatan efisiensi, produktivitas, dan kualitas. Sistem manajemen kualitas merupakan sekumpulan prosedur terdoktimentasi dan praktek-praktek standar untuk sistem manajemen mutu yang bertujuan menjamin kesesuaian dari suatu proses dan produk terhadap kebutuhan atau persyaratan yang ditetapkan oleh pelanggan dan organisasi atau perusahaan.

Perusahaan kecil dan menengah di Amerika menyadari bahwa dengan didapatkannya sertifikat ISO 9000 memberikan kesempatan pada perusahaannya untuk dapat berkompetisi di pasar internasional yang memperbolehkan mereka untuk menjadi eksportir barang dan jasa yang mereka hasilkan. Mengadopsi secara luas standar internasional ini berarti supplier dapat mengembangkan produk dan jasa mereka berdasarkan referensi dokumen yang mempunyai relevansi pasar yang luas. Hal ini berarti mereka dapat berkompetisi secara bebas pada pasar dunia. Sebagi contoh, pada Gold Tech Industries of Tempe, yang merupakan penghasil komponen-komponen dengan teknologi tinggi, memutuskan untuk menerapkan ISO karena keuntungan dalam hal jaminan kualitas yang mereka rasakan begitu nyata, mereka mendapatkan keuntungan pasar, sertifikatnya dikenal diseIuruh dunia, dan ISO menyediakan standar dan prosedur yang dapat diterapkan di semua tipe organisasi. Penerapan sistem manajemen kualitas bukan merupakan hal yang mudah untuk dilakukan.

Selain membutuhkan biaya yang cukup besar, penerapannya juga membutuhkan peran serta dari semua pihak dan memperbanyak kegiatan tulis-menulis yang harus dilakukan. Oleh karena itu, penerapan sistem manajemen kualitas benar-benar membutuhkan komitmen dari manajemen puncak sebagai bentuk kesanggupan dari penerapan sistem manajemen mutu tersebut. Materi ini berisi 9 halaman silahkan download filenya dibawah ini.

 

Download Here
Facebook Comments