Abstraksi Penulisan Ilmiah

Abstrak adalah bagian ringkas suatu uraian yang merupakan gagasan utama dari suatu pembahasan yang akan diuraikan. Abstrak digunakan sebagai jembatan untuk me­mahami uraian yang akan disajikan dalam suatu karangan seperti laporan atau artikel ilmiah terutama untuk memahami ide-ide per­masalahannya. Fungsi abstrak adalah memberikan gambaran kepada pembaca mengenai isi laporan yang akan dibacanya. Penulisan abstrak ini menjadi penting karena isi abstrak akan mempengaruhi pembaca untuk memutuskan apakah ia akan membaca laporan tersebut atau tidak.
Jenis-jenis abstrak adalah sebagai berikut.
1. Abstrak indikatif adalah abstrak yang menyajikan uraian secara singkat mengenai masalah yang terkandung dalam laporan atau karya ilmiah lengkapnya. Abstrak indikatif bertujuan agar pembaca mengetahui isi informasi tanpa memadatkan isi informasi aslinya dan hanya memberikan indikasi sasaran cakupan tulisan. Pembaca dapat mempertimbangkan apakan tulisan asli perlu dibaca atau tidak.
2. Abstrak informatif adalah miniatur laporan atau karya ilmiah asli dengan menyajikan data dan informasi secara lengkap sehingga pembaca tidak perlu lagi membaca tulisan aslinya, kecuali untuk mendalaminya. Abstrak informatif, disajikan keseluruhan tulisan asli dalam bentuk mini seperti judul, penulisan, institusi, tujuan, metode dan analisis laporan, hasil penelitian, dan simpulan.

Berikut merupakan contoh penulisan abtrak pada penulisan ilmiah yang bertemakan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

ABSTRAK



VABRYANTO BAGUSTYARACHMAN. 39413075.

MEMPELAJARI KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) DI WAREHOUSE I PADA PT.ASTRA HONDA MOTOR

PI, Jurusan Teknik Industri, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Gunadarma, 2016

Kata Kunci: Proses Produksi, Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Warehouse, K3.


(x+32+Lampiran)


Penerapan Keselamatan  dan  Kesehatan  Kerja  (K3) yang belum sempurna akan mengakibatkan kerugian bagi perusahaan maupun pekerja. Pekerja yang belum siap dengan perkembangan teknologi juga salah satu factor yang dapat menyebabkan kecelakaan. Tujuan penulisan ini yaitu, pertama, mempelajari proses produksi kendaraan bermotor secara umum di PT. Astra Honda Motor. Kedua, mengetahui penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di PT. Astra Honda Motor. Ketiga, mengetahui dampak yang ditimbulkan dari suatu kecelakaan kerja, serta langkah yang dilakukan untuk mengganti hilangnya hari kerja akibat kecelakaan kerja.
Data yang digunakan pada penelitian ini meliputi data primer dan data sekunder. Data primer adalah data yang diperoleh atau dikumpulkan oleh peneliti secara langsung dari sumber datanya. Data primer disebut juga sebagai data asli atau data aktual. Data primer, peneliti harus mengumpulkannya secara langsung. Teknik yang dapat digunakan peneliti untuk mengumpulkan data primer antara lain observasi, wawancara. Data primer dalam penelitian ini yaitu sumber data yang diperoleh secara langsung dari PT.Astra Honda Motor. Data sekunder adalah data yang diperoleh atau dikumpulkan peneliti dari berbagai sumber yang telah ada (peneliti sebagai tangan kedua). Data sekunder dapat diperoleh dari berbagai sumber seperti buku, laporan, jurnal, dan lain-lain.
Berdasarkan penelitian data historis kecelakaan kerja tahun 2016, tiga dari tiga kecelakaan kerja melibatkan forklift. Hal tersebut perlu mendapatkan perhatian yang serius untuk mencegah terulangnya terjadinya kecelakaan akibat hal yang sama. Sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja yang berjalan dengan baik akan memberikan dampak positif bagi perusahaan tersebut.
Daftar Pustaka (1980-2014)